Friday, March 15, 2013

Bahan Ajar Berbentuk Leaflet dan Wallchart


Bahan Ajar Berbentuk Leaflet dan Wallchart

a.   Leaflet

A separate sheet of printed matter, often folded but not stitched (Webster’s New World, 1996).Leatlet adalah bahan cetak tertulis berupa lembaran yang dilipat tapi tidak dimatikan/dijahit.  Agar terlihat menarik biasanya leaflet didesain secara cermat dilengkapi dengan ilustrasi dan menggunakan bahasa yang sederhana, singkat serta mudah dipahami.   Leaflet sebagai bahan ajar juga harus memuat materi yang dapat menggiring peserta didik untuk menguasai satu atau lebih KD. 

Dalam membuat leaflet secara umum sama dengan membuat brosur, bedanya hanya dalam penampilan fisiknya saja, sehingga isi leaflet dapat dilihat pada brosur di atas. Leaflet biasanya ditampilkan dalam bentuk dua kolom kemudian dilipat.

b.   Wallchart

Wallchart adalah bahan cetak, biasanya berupa bagan siklus/proses atau grafik yang bermakna menunjukkan posisi tertentu.  Misalnya tentang siklus makhluk hidup binatang antara ular, tikus dan lingkungannya atau proses dari suatu kegiatan laboraturium. Dalam mempersiapkannya wallchart paling tidak berisi tentang:
·         Judul diturunkan dari KD atau materi pokok sesuai dengan besar kecilnya materi.
·         Petunjuk penggunaan wallchart, dimaksudkan agar wallchart tidak terlalu banyak tulisan.
·         Informasi pendukung dijelaskan secara jelas, padat, menarik dalam bentuk gambar, bagan atau siklus.
·         Tugas-tugas ditulis dalam lembar kertas lain, misalnya berupa tugas membaca buku tertentu yang terkait dengan materi belajar dan membuat resumenya. Tugas lain misalnya menugaskan siswa untuk menggambar atau membuat bagan ulang. Tugas dapat diberikan secara individu atau kelompok.
·         Penilaian dapat dilakukan terhadap hasil karya dari tugas yang diberikan.
Gunakan berbagai sumber belajar yang dapat memperkaya materi  misalnya buku, majalah, internet, jurnal hasil penelitian

No comments:

Post a Comment

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DI SINI....