sponsored

Tuesday, February 19, 2013

Media Pembelajaran


Pengertian Media Pembelajaran

Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan (Bovee, 1997). Media merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang berasal dari bahasa latin yang berarti “antara”. IstilahMedia dapat kita artikan sebagai segala sesuatu yang menjadi perantara atau penyampai informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan.

Berbicara mengenai Media tentunya kita akan mempunyai cakupan yang sangat luas, oleh karena itu saat ini masalah Media kita batasi kearah yang relevan dengan masalah Pembelajaran saja atau yang dikenal sebagai Media Pembelajaran. Briggs menyebutkan bahwa  Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Sementara itu Schramm berpendapat bahwa Media merupakan teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar dan dibaca.Dengan demikian Media Pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan Pembelajaran.

Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar,pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau Media. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah isi Pembelajaran yang ada dalam kurikulum yang dituangkan oleh pengajar atau fasilitator atau sumber lain ke dalam simbol-simbol komunikasi, baik simbol verbal maupun simbol non verbal atau visual.

Untuk menyampaikan pesan Pembelajaran dari guru kepada siswa, biasanya guru menggunakan alat bantu mengajar (teaching aids) berupa gambar, model, atau alat-alat lain yang dapat memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta mempertinggi daya serap atau yang kita kenal sebagai alat bantu visual. Denganberkembangnya teknologi pada pertengahan abad ke 20 guru jugamenggunakan alat bantu audio visual dalam prose Pembelajarannya.Hal ini dilakukan untuk menghindari verbalisme yang mungkin terjadijika hanya menggunakan alat bantu visual saja.

Penggunaan Media dalam Pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. PenggunaanMedia dalam Pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit. Hal ini sesuai dengan pendapat Jerome S Bruner bahwa siswa belajar melalui tiga tahapan yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik.
1.    Tahap enaktif yaitu tahapdimana siswa belajar dengan memanipulasi benda-benda konkrit.
2.    Tahap ikonik yaitu suatu tahap dimana siswa belajar denganmenggunakan gambar atau videotapes.
3.    Sementara tahap simbolikyaitu tahap dimana siswa belajar dengan menggunakan simbol-simbol.

Prinsip tahapan Pembelajaran dari Jerome S Bruner ini dapat kita terapkan dalam “Kerucut Pengalaman” atau “cone of experience” yang dikemukan Edgar Dale pada tahun 1946, seperti yang dapat kita lihat pada gambar berikut ini:



                                       Gambar 1: Dale’s Cone of Experience

No comments:

Post a Comment

Mohon Tinggalkan Komentar anda untuk kebaikan blog ini.........

alexa rank

langganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tentang Saya

My photo

Saya orang yang cukup terbuka

Google+ Followers